Monday, 18 September 2017

Singapore Trip Feat Geng Hot In Cream - Universal Studios Singapore (Part I)

Kalo cuma boleh pilih satu dari seluruh destinasi kami saat liburan ke Singapore kemarin, dengan yakin gue bakal jawab USS. Meski udah bolak-balik beberapa kali, it seems like I can't get over this place. Setiap berdiri di pintu masuknya, selalu ada excitement yang meluap-luap seperti yang gue rasain pas pertama kali menginjakan kaki di sini.

Seperti hari ini. Meski sampenya rada kepagian (belom buka, YES!), berhubung hari ini Minggu, pelataran USS udah jadi lautan manusia.


*berenang*

Sebenernya udah ketebak bakal begini, sih. Namanya juga weekend, qaq. Maka dari itchu, malem sebelumnya, gue udah 5832 kali wanti-wanti, pokokke besok, nggak boleh ada yang kesiangan. Diakhiri dengan anceman pula, kalo sampe telat gara-gara lama siap-siap, tak tinggal. *sadyeees*

Untung aku nggak didemo :))

Namun kedisiplinan itu akhirnya membuahkan hasil. Meski barengan sama ribuan pengunjung lain, kami termasuk early riser yang bisa dengan santai foto sama Universal globe, serta kloter pertama yang masuk USS. Semoga antrian wahananya juga belum lebayatun amat yaa...

we're so ready!

Setelah membekali rombongan dengan peta dan skedul acara, kami segera menuju puncak gemilang cahaya ke Sci-fi City lewat Hollywood. Honestly, rute kami ini super big no, ya. Karena hampir semua orang mengambil jalur yang sama. Akibatnya, penuh di mana-mana! One of the most clever hacks saat berkunjung ke USS pas weekend adalah, puter balik. Instead of mulai dari Hollywood (belok kanan), mulailah dari Madagascar (belok kiri). Niscaya jauuuh lebih lowong.

Nah, tapi, berhubung kali ini gue bawa rombongan yang sebagian besar isinya baru pertama kali ke USS, I can't risk them nggak kebagian main salah satu wahana paling epic sepanjang sejarah theme park. Adakah yang bisa nebak? Ketebak lah ya pasti.

Tentu saja, Transformers The Ride kecintaanku.

Waiting time menunjukan angka 15 saat kami masuk. Gue pikir, aman deh ya berarti, masih 15 menit. Bangun pagi dan ngebut siap-siap kami terasa sangat worth it, secara kalo siangan dikit aja, antrian Transformers bisa memanjang jadi 60-90 menit. Hiiii.

Tapi ternyata, penunjuk waktu tadi nggak sepenuhnya akurat. Karena bolak-balik ngeliatin jam, gue sadar bahwa kami antri kurang lebih 30 menit. Dua kali lebih lama dari yang tertera pada waiting time.

But again, berhubung wahana ini sungguh amat menakjubkan, gue nggak sedikitpun merasa gondok atau sebel. Ditambah lagi, anak-anak juga sama terkesannya. Well, kecuali Sally, sih. Berhubung doi takut ketinggian, meski hanya ilusi dari 3D effect, wahana ini bisa jadi horor juga.

Dari sana, kami terus bergerak berlawanan dengan jarum jam. Masih di Sci-Fi City, papasan sama Battlestar Galactica: Human VS Cylon.

foto duyuuu

Tentu setop dan main dong yaaa. Setelah suit, Cylon keluar jadi pemenang, dengan pertimbangan track-nya lebih ekstrim. Nantang maut nih yeee. Tapi kali ini nggak full team. Linda dan Sally memutuskan untuk nunggu di bawah, ketimbang pingsan di atas sana.

Kami berenam antri sekitar 40 menit, sebelum akhirnya duduk manis di vehicle-nya Cylon. Satu yang beda, menarik, tapi juga brengsek dari kedua jet coaster ini baik Human maupun Cylon adalah proses keduanya ambil ancang-ancang sebelum jadi super cepet.

Kebanyakan jet coaster, baru mulai menghidupi arti kata jet, setelah tanjakan paling terjal, dan di turunan paling curam. Jadi, saat naik, biasanya pelan-pelan, karena ngambil ancang-ancang. Nah, di turunan pertama, baru deh tuh, dilepas semua.

Beda dengan kedua jetcoaster milik USS ini. Human dan Cylon, justru udah berubah jadi jet sejak pertengahan tanjakan. Jadi, dari pelan-pelan, tiba-tiba kayak ditarik kenceng dari atas. Gue yang biasa baru siap-siap pas hampir turunan pertama, terang aja kalang kabut. Kaget luar biasa. Belum kelar syoknya, tau-tau drop dan loop 360 drajat udah menunggu di depan. Isdeeet.

Nggak heran turun-turun dengkul lemes, suara serak, rambut awut-awutan. Kalo nggak inget musti mempertahankan harga diri di depan dedek-dedek ini, ingin rasanya gue geletakan trus nangis tersedu-sedu. Ya Gusti, nyawaku rasanya terbang setengah...

Tapi, meski seremnya amit-amit, gue tetep cintaaa lho, sama Battlestar Galactica. Meski berangkatnya udah nggak berbarengan, I think this is the most meticulously jet coasters ever constructed. Track-nya lumayan panjang, jadi nggak kentang, meski juga diimbangi speed vehicle-nya yang juga luar biasa. Pokokke one of must ride di USS.

Tadinya mau ngajak anak-anak icip-icip Human sekalian, tapi batal berhubung antriannya 60 menit. Nanti balik lagi, deh. Sekarang yang lain dulu.

Off to Water World!

Sengatan matahari yang super ganas membuat kami yang udah mandi keringet ini mupeng banget pas ngeliat set-nya Water World. Boleh ikutan berenang, nggak sih?

Well actually, ada solusi yang lebih mudah dan nggak beresiko diusir sih, yakni duduk di zona Soak, seperti yang pernah dijelaskan sama Roy di sini. Namun, mengingat kami nggak bawa baju ganti dan keparipurnaan rambut kudu tetep dijaga... we made a pass. Trus duduk di Dry. Huuu, cupu!

Etapi, biar nggak ikutan basah-basahan, kami tetep menikmati show-nya koook. In fact we love it so much, sampe WWW Cowboy Show yang di Puncak jadi terasa B aja. Muahahaha.

dor! (bukan balon hijau) 

Sayang, sekarang, di akhir acara, pengunjung udah nggak bisa foto bareng casts, ya. Padahal kan aku pingin lho, colek-colek melihat akang jagoan (yang aku lupa namanya -- gimana toh?) nya dari dekat.

Kelar nonton, berhubung udah jam makan siang, kami melipir ke Fossil Fuels. Hainan Chicken Rice, kami dataaang!

To be continued.

No comments:

Post a Comment