Sunday, 24 September 2017

#Euroneymoon - Bonjour!

Dua belas tahun yang lalu, kalo ditanya, "tempat paling romantis versi kamu?", jawaban gue pasti, "Menara Eiffel!", lengkap dengan mata berbinar excited. Maklum, secara di masa-masa itu, gue lagi dimabuk Eiffel I'm in Love bangeeeet. Makanya, buat gue, nggak ada mimpi yang lebih besar, selain terbang ke Paris, ketemu sama cinta sehidup semati gue di sana, dilamar, trus nikah. Semua dalam satu hari. (YAKALEEE HOY)

Ketika gue beranjak dewasa, mimpi itu pelan-pelan terlupakan, karena gue udah ngerti, tiket pesawat dan plesir itu mahal. Regardless what many travel bloggers may say, buat gue dan sebagian besar orang, traveling masuk dalam kategori kebutuhan tersier. Maka, Eiffel udah nggak pernah jadi jawaban gue untuk pertanyaan tempat paling romantis. Instead, gue akan jawab, wherever I'm with my husband. Lebih murah, lebih realistis, template jawaban istri teladan pula. So much win.

Suatu hari, om gue yang baru balik dari Eropa, ngasih gue oleh-oleh berupa lembaran 20 Euro (beneran ada kok pecahannya, sok dicek :p). Euro bill pertama yang gue punya dan simpen, karena di dalemnya, teriring doa supaya suatu saat nanti, gue bisa belanjain langsung di negaranya. Meski saat itu rasanya kayak ngayal babu, tapi tetep deh gue aminin dalem hati. Amiiin yaaa!

Little did I know, khayal itu beneran terwujud beberapa tahun kemudian. Thanks to my wonderful hubby, tiket promo, dan keimplusifan kami berdua. Meski nggak terhitung berapa kali gue nanya, "Is this for real?", "Do we have the budget?", "Apakah kudu jual ginjal?", puji Tuhan, persiapan kami rampung juga. Lepas dari jarak antara beli tiket sampe berangkat yang cuma tiga bulan (prinsip akoh nyiapin liburan = nyiapin kawinan, minimal H-365), visa kami granted tanpa major drama, akomodasi dan tiket-tiket pun udah beres sedari di sini. Tak lupa, modem wifi demi nggak mengulang episode nyasar di Shanghai, dan outfit yang sesuai untuk musim gugur.

Selain Paris, kami akan mengunjungi dua negara lagi. Rencana awalnya mau tiga, tapi dengan pertimbangan kantong, waktu, dan tenaga, we had to let go Italy. Meski gue super heartbroken, karena aku ingin sekali ke Colosseum, tapi aku segera kembali ceria, begitu diingetin sama Roy, bahwa kami akan ke Disnileeeen! Wu wi wa!


We're beyond excited about this (Euro) trip, and I can't wait to share it here. Yes, trip report is coming real soon! Sementara itu, kami pamit dulu, ya! Au revoir!

4 comments:

  1. Ya Allah, disaat galau galau mau beli tiket kalian mau terbang ke paris, huhuhu pengen. Hahaha.
    Bener bener disneyland princess ya kamu sar, semua disneyland didatengin, kereen. Have fun yaaa, happy holiday~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak Presy, nuhuuuun sangat :D Kami udah pulang nih, aku ga sabar mau ngeblog soale banyak kejadian lucu :)))

      Delete