Wednesday, 15 July 2015

Prewedding Photo Shoot - #YYArtLab yang Artsy

Jadwal prewedding photoshoot kedua kami cuma berselang satu hari dengan yang pertama. Untung lokasinya di Jakarta, tepatnya di daerah Kota Tua. Kalo di luar kota, bisa-bisa badan gue beneran bisa patah jadi dua.

Prewedding kami yang kedua ini adalah hadiah kompetisi photo challenge yang diadakan oleh Yongki Artroom & Yuris Laboratory (#YYArtLab) yang gue ikuti di Instagram bulan Februari lalu. Sebelumnya, gue follow Instagram Yongki Artroom karena pernah mampir ke booth-nya waktu Weddingku ngadain wedding expo di JCC, Senayan. Waktu itu, gue terpesona banget sama ide yang mereka tawarkan, yaitu prewedding documentation dengan membuat prewedding film. Jadi bukan cuma foto-foto ya, tapi juga film pendek yang berdurasi sekitar 4-6 menit, lengkap dengan teaser-nya.

Jiwa artis-ku yang terpendam kontan langsung bangkit dari kubur.

Gue senyum-senyum sambil cubit-cubit Roy di bawah meja sepanjang marketing-nya ngejelasin. I thought, this is it! Akhirnya doa gue dijawab. Akhirnya ketemu vendor yang brilian urusan mengeksekusi conceptual prewedding photo. Manalah bisa bikin prewedding film juga. LAV! *fist pump*

Sayangnya, impian itu langsung ambyar karena ternyata, rate mereka di luar budget kami. Terpaksa gue dan Roy mohon diri terlebih dulu untuk diskusi. Diskusi hari ini siapa yang mau jadi babi, siapa yang mau jaga lilin. Ahahaha.

Berhubung nggak kunjung move on, akhirnya, begitu balik dari wedding expo, gue langsung nyari Instagram-nya Yongki Artroom dan stalking-in akun-nya semalem suntuk. Persis deh pokoknya sama orang yang jatuh cinta, tapi bertepuk sebelah tangan. Akhirnya cuma bisa mengamati dari kejauhan, dan siap-siap patah hati. *cemilin silet*

Beberapa bulan setelahnya, tiba-tiba, akun Instagram Yongki Artroom ngadain photo challenge yang berhadiah conceptual prewedding photo with Yongki Artroom and Yuris Laboratory. Wu wi wa!

Harapan yang nyaris padam itu langsung nyala lagi. Gue langsung iket kain di kepala dan mohon doa restu dari Roy buat ikutan.

EH EH TRUS AKU MENAAANG! *nyalain kembang api* *biar dramatis*

Beberapa hari setelah pengumuman pemenang, gue dan Roy ketemu sama Yongki dan Yuris (they are such a lovely couple, anyway) in person, untuk ngomongin teknis foto prewedding kami nanti. Kostum kami berdua akan dibuatkan oleh Yuris Laboratory, sedangkan pengambilan gambar akan dilakukan oleh Yongki Artroom. Gue dan Roy bener-bener nggak perlu nyiapin apapun selain bakat model yang terpendam.

YIHAAA!

Fast forward ke hari pengambilan foto prewedding.

Kami tiba di Kota Tua jam 10 pagi. Begitu sampe, gue langsung didandanin sama Ci Fera (colek IG-nya deh, @feramakeup). Orangnya baik dan gesit, udah gitu hasil make up-nya bagus banget. Gue sampe bertekad nggak cuci muka sampe besok. Perfect eyelid, high cheekbones, pretty lashes… diinstal permanen boleh ga sih? *sirem muka pake air keras biar awet* *horror*

Begitu gue kelar didandanin dan siap-siap ganti kostum, gantian Roy yang dipoles-poles.

Kurang lebih pukul 12, kami berdua siap dan langsung menuju ke set.

Di set, makan siang sudah disiapkan. Roy makan dengan lahap, sementara gue cuma bisa nelen tiga sendok. Lagi nerves gini mana bisa ngunyah, cobak? T_T

Kelar makan, sesaat sebelum photo shoot di mulai, gue dan Roy di-brief terlebih dahulu, supaya ngerti alur pengambilan scene sesuai dengan story board.

Scene pertama di mulai dengan adegan tidur. Pake baju kok, tidurnya, just in case you wonder. Sip lah, gancil. Terbukti scene ini diambil tanpa hambatan berarti. Disuruh molor, biar pura-pura mah, kami jagonya! *toss sama Nobita*

Kelar scene pertama, pengambilan gambar berlanjut ke scene kedua, ketiga, dan seterusnya. Di tengah pencahayaan dan kabut buatan, gue dan Roy kudu menjiwai peran sebagai dua anak yang tersesat di hutan. Harus keliatan kedinginan pun, padahal aslinya mah mandi keringet. Kami juga nggak pake sepatu alias telanjang kaki. Jadi sepanjang photo shoot, gue bolak balik jinjit-jinjit karena takut digigit kelabang. Hiiii.

Setelah pengambilan gambar untuk scene terakhir selesai, instead of yelling, “it’s a wrap, everybody!”, Yongki menginstruksikan kami berdua untuk mundur ke lokasi scene sebelumnya. Gue kira, emang ada beberapa adegan yang mau diulang. Eh tapi kok tiba-tiba, gue dan Roy disuruh pose nunjuk langit. I was like, “WHAT?!”, tapi berhubung muka fotografernya serius, yaudah, gue pikir, itu emang bagian dari scene. Kami berdua otomatis langsung ngangkat tangan, mengarahkan pandangan nun jauh ke awan, kemudian dengan serius menunjuk entah-benda-apa-di-langit.

Abis itu terdengar cekrak cekrik, yang disusul derai tawa dari seluruh crew. Gue dan Roy, masih dengan posisi telunjuk terarah ke langit, saling pandang heran, kemudian sadar. Owalaaah, ternyata kami lagi dikerjain!

Jadi, berhubung pose-tunjuk-langit ini sempet jadi lelucon di antara gue, Roy, Yuris, dan Yongki, akhirnya mereka dapet ide untuk bikin kami berdua –yang notabene sering ngetawain– beneran berpose kayak gitu. Manalah pas banget nunjuk langitnya di depan green screen. Kata Yongki, tinggal diedit jadi pantai, TADAAAA! persislah foto prewedd gue dengan jutaan capeng di luar sana. *nangis tersedu-sedu*

Untung, cuma bercanda. (Err, I hope)

Photo shoot hari itu diakhiri dengan foto bareng dengan seluruh tim Yongki Artroom dan Yuris Laboratory… sambil nunjuk langit. Gue kagak bisa berenti cekikikan sepanjang difoto, sanking gelinya.

ada ape sik di langit?

Selama proses pengambilan gambar, gue dan Roy dibantu oleh tujuh orang dari Tim Yongki Artroom. Puji Tuhan, semuanya luar biasa baik dan kocak, serta helpful sekali bantuin dua manusia yang ternyata kaku bener pas disuruh eksyen di depan kamera.

Cis, katanya punya bakat model? MANAAA?

PS : Kelar photoshoot, Yuris ngasih hampers special dari @BlackCrumbs buat kami berdua. Ya gusti, kok manits banget? :’)

PPS : Buat yang penasaran gimana hasil fotonya, SAMA. Gue juga belom liat. Nanti kalo udah kelar diedit, gue share yaa <3

9 comments:

  1. Seru sekali. Tak sabar melihat hasilnya ya.

    ReplyDelete
  2. Gak sabar pengen liat potonya, sharee ya nanti :) btw aku liat km di ikea lagi antri di restoran sm roy :)

    ReplyDelete
  3. Hanna : Nanti aku share yaaa :3

    Ika : Pastiii <3 Wah iya, Sabtu kemaren aku emang ke IKEA :)) Next time ditegur doooong :D

    ReplyDelete
  4. Hahaha iyaaa, nanti kl belanja ke ikea lg kbr2in, aku pinjemin diskon kary deh :)

    ReplyDelete
  5. Ika : Wuaaah, diskon kartu ya maksudnya? Asiiiik <3 Kamu baik sekali :3 Kita japri via email aja yuuuks :D

    ReplyDelete
  6. Pertama berkunjung.. hahaha.. emang tim Yongki rada2.. hahaha. Tp mereka sangat amat memuaskan.. hahaha. Keren loh photonya..hihi..

    ReplyDelete
  7. Tiana : Hihihi, iyaaah :D Tapi Puji Tuhan orangnya seru-seruuuu! Terima kasih yaaa :D

    ReplyDelete
  8. kayanya udah kelupaan aplot hasilnya yak??
    ape ogut aje yg siwer liatin satupersatu page blog inih. hahaha

    ReplyDelete
  9. SiapaSayaSiapaAnda : Terima kasih sudah mengingatkan ya! Monggo cek postingan terbaru di http://www.sarahpuspita.com/2016/02/bride-to-bes-to-do-list-uploading.html :D

    ReplyDelete