Thursday, 9 October 2014

Dracula - Untold

Kemaren waktu baca-baca timeline twitter, nggak sengaja gue ngeliat twit-nya @hansdavidian dan @newsplatter tentang film yang baru banget rilis di bisokop, Dracula Untold. Yang gue tangkep, menurut mereka, film ini menggambarkan Drakula dengan image yang lebih macho dark ketimbang Edward Cullen (yaiyalah).

Bermodal rasa penasaran, akhirnya gue ngajak Roy nonton. Sekalian istirahat dan refreshing karena beberapa minggu belakangan ini hidup gue sepenuhnya bergantung sama Panadol. Lagi stress luar biaso makanya aku jadi jarang nulis. Hiks.


Anywaaay, back to the movie, I swear I made a great decision. I had a veeery good time in theater last night. Every single minute was so damn intense. Serundeng, mak!

I won't tell you the story.

Kalo penasaran, monggo ngintip trailer-nya di sindang ya.

But let me tell you why for me, this movie is good.

Yang pertama, sinematografinya bikin eyegasm. Aduh, bapak sutradara, standing ovation-ku untukmu!

Yang kedua, casts dan chemistry-nya sempurna (Luke Evans, aku padamu!). Seperti yang pernah gue bilang di sini, pemilihan cast memegang peranan penting dalam kesuksesan sebuah film. Kalo pemeran nggak berhasil menghidupkan sebuah karakter, ya bubar. Nggak peduli sebagus apapun jalan cerita filmnya.

Di film ini, best casts versi gue adalah Vlad, Mahmed, dan The Vampire. Wajah, gestur, nada bicara mereka menyatu dengan baik dengan karakternya. Salut.


Yang ketiga, logikanya rapih dan konfliknya realistis. Decision making Vlad selalu punya alasan dan latar belakang emosi yang jelas. Pun egois dan rumit, keputusannya nggak dibuat-buat -- dalam artian, kalo ada di posisi Vlad, gue pasti akan melakukan hal yang sama.

All in all, menurut gue, film ini kereeeen!

Sayang plot-nya terlalu cepet. Baru dua puluh menit pertama, udah masuk ke konflik. Penonton nggak sempet dikasih waktu untuk bikin engagement sama pemainnya. Tapi gue pribadi sama sekali nggak terganggu kok.

Satu lagi yang membuat film ini menarik adalah irony bertumpuk di dalamnya. Pengorbanan yang dikhianati, janji yang dengan terpaksa dilanggar, kekalahan yang tak terhindarkan, dan masih banyak lagi. Because sometimes, life doesn't go the way we want to -- no matter how hard we might try. No? :)

Dan gue setuju, film ini telah mengembalikan drakula ke image aslinya. Dark, misterius, dan bengis.

One of a must watch movie.

"Sometimes the world does not need another hero. Sometimes what it needs…is a monster." -Prince Vlad

6 comments:

  1. Tadinya nggak begitu berminat nonton fim ini, tapi begitu baca pendapatnya Sarah, jadi kepengen nonton deh :)

    ReplyDelete
  2. Ih jadi penasaran pengen nonton kan. Anyway, apapun masalahnya semoga cepet selesai ya biar Sarah gak stres lagi :D

    ReplyDelete
  3. Izumi : Hihihi, horeee! Coba nonton deh :D Semoga suka, ya! :D

    Icha : aaaak kamu baik sekali sih sayang :") Amin yaaa! :D Ayo ayo nonton! :D

    ReplyDelete
  4. Sarah mo tau dong judul yg kedua nya apa yaaa setelah dracula untold ???

    ReplyDelete
  5. Violeta : ehmm, judul kedua apa ya? Aku nggak tau mereka mau bikin sequel, euy >„<

    ReplyDelete
  6. Hihiiihiiii 😊😊😊 kl ada info nya bagi2 ya 😊

    ReplyDelete