Thursday, 21 August 2014

Kepastian Akan Ketidakpastian

Sebelum berangkat ke Singapore Januari lalu, gue sama Roy sempet debat kecil masalah gothere.sg. Apa itu gothere.sg? Gothere.sg adalah sebuah situs maha hebat yang (kayaknya) dibuat untuk membantu turis (pada khususnya) kalo pusing milih transportasi selama berada di Singapore. Pilihannya juga nggak cuma MRT aja, tapi juga bus, taksi, dan kaki. Jalan kaki maksudnya. Canggihnya lagi, situs ini juga dilengkapi dengan informasi biaya yang harus dikeluarkan, dan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai sebuah tujuan, berdasarkan moda transportasi yang kita pilih.

Oke, you got what gothere is, trus kami berdua debatin apa?

Gini, Roy tuh yakin, kalo estimasi waktu yang ada di gothere.sg sampe ke detik-detiknya itu PASTI. Dese selalu riwil ngebetulin (ribet kan, kalo pacar ngana penulis?) kalo gue bilang, "...jadi estimasi waktunya...". Dia bilang itu tuh kepastian, bukan estimasi. Karna jarak tempuh dan waktunya pasti persis kayak yang diramalkan sama gothere.

Sedangkan gue kekeuh estimasi adalah... estimasi. Prediksi. Nggak pasti, tapi 90% tepat lah. 10%-nya lagi jaga-jaga buat kemungkinan tak terduga.

Coba pikir, misalnya di gothere.sg tertulis dari Farrel Park menuju ke Vivo City makan waktu 15 menit 25 detik, mungkinkah informasi itu tetep akurat kalo keretanya tiba-tiba meleduk? Atau misalnya di gothere.sg tertulis dari Vivo City menuju ke Orchard Road akan makan waktu 25 menit 10 detik dengan menggunakan bus, mungkinkah akan tetap 25 menit 10 detik kalo tiba-tiba ada meteor jatoh? Atau tiba-tiba ada Godzilla yang lagi berantem sama Ultraman di jalan raya?

Nggak, kan?

My point is, unexpected things do happen. Makanya menurut gue, di bawah kolong langit ini, nggak ada sesuatu yang bener-bener pasti. Yang pasti cuma dua, yaitu kematian, dan ketidakpastian itu sendiri. Manusia, dengan segala pengetahuan dan kepandaiannya cuma bisa memprediksi. Bukan memastikan. 90% prediksi mungkin aja bener, tapi inget, masih ada 10% yang bisa Tuhan balikin kapan aja Dia mau dan berkehendak.

Dan yang bisa kita lakukan cuma menyiapkan diri.


PS: Pas kami sampe di Singapore, papan-papan di halte yang menunjukkan waktu kedatangan bus udah dicopot semua. Mungkin karena informasi yang terpampang di sana nggak lagi akurat karena kemacetan mulai ada. Akibatnya, tentu saja prediksi gothere (untuk bus) nggak lagi bisa dibilang tepat :)

4 comments: