Friday, 30 May 2014

Dolphin Island - Trainer for a Day!

What?

Another new impressive experience!

Where?


When?

May 10th, 2014.

Who?

Takdos dan gue, Roy dan Fahmi

Why?

Penasaran! Ini adalah pertama kalinya gue menginjakan kaki di Dolphin Island, RWS lho. Kepingin tau, kayak apa sih?

How?

Kalo nginepnya di luar Resort World Sentosa, kudu menuju ke Vivo City dulu, trus nyambung pake trem dan turun di stasiun Water Front, sama kayak rute menuju USS. Nah setelah itu, ambil peta-nya RWS, trus jalan menuju ke S.E.A Aquarium. Jangan masuk ke sono ya, jalan terus, karena Dolphin Island adanya di dalem Adventure Cove Waterpark, dan ACW adanya di belakang S.E.A. Aquarium.

Setelah sampe, tentuin deh mau ngapain di sini. Pilihannya bisa diliat di sini : Dolphin Island. Mau berinteraksi sama Dolphin? Bisaaa. Mau jalan di atas (ngana fikir ngana Yesus?) bawah air sambil ngeliat Lumba-Lumba berenang? Bisaaa. Mau ngerasain jadi trainer Lumba-Lumba? Bisaaa banget!

***

Sedetikpun gue gak pernah mimpi bakalan ngelus-ngelus Lumba-Lumba. Ngelus (anak) Macan, Singa, Harimau, Orang Utan sih sering, di Taman Safari. Tapi Lumba-Lumba? Pernahnya dicium doang, itu juga cuma seperempat detik kali. Cih.

Makanya, begitu dikasih tau bahwa kami bakalan jadi Dolphin Trainer seharian, gue langsung megap-megap bahagia! Pertama, gue nggak pernah deket-deket sama Lumba-Lumba. Jadinya, gue sama sekali nggak familiar sama mamalia air ini. Nah sekarang ada kesempatan menyentuh dan mengenal lebih dekat, siapa yang gak excited cobak? *fistpump*

Kedua, gue completely bolot alias nggak tau apa-apa tentang binatang lucu ini. Dikasih kesempatan mempelajari dan jadi pinter? IH! Ya mau banget dooooong!

Jadi, di hari kedua di Singapura, gue bangun pagi dengan semangat, ngacir ke kamar mandi, dan nyiapin perlengkapan buat berenang, such as baju renang, handuk, dan peralatan mandi. Gedorin kamar Roy dan ternyata yang bersangkutan masih mandi, selfie di balkon, abis itu turun deh ke lobby, sekalian ketemu sama Adis dan Fahmi.

Begitu komplit, langsung deh terbang ke Adventure Cove Waterpark! Horeee! Pas masuk, yeuk foto dulu~

Who's excited? WE AREEE!

Eh iya, kami numpang lewat doang ya di ACW, soalnya Dolphin Island itu letaknya di dalem ACW. Setelah ganti baju renang dan pake swimsuit khusus, kami menuju ke kolam VIP. Beberapa Lumba-Lumba sedang berenang ke sana ke mari. Gue gak sabar mau nyebur, aaaak! Tapi sebelum nyemplung ke kolam, kami dikasih briefing singkat dulu mengenai Lumba-Lumba, lalu diberikan masing-masing satu jenis instruksi yang nantinya akan kami praktekan.

Eniwei, senior trainer kami namanya... lupa :)) Tapi orangnya ganteng baiiik, hot supel, dan panjatable ramah sekali. Mengingatkan aku pada baywatch(er) deh.

Kelar briefing, kami masuk ke air, kemudian mempelajari anatomi Lumba-Lumba, juga alasan mengapa hewan ini diklasifikasikan sebagai mamalia. Hayo yang masih pada nyebut ikan Lumba-Lumba, tobat buruan, dese bukan ikaaan!

Lumba-Lumba masuk ke dalam golongan mamalia karena:

1. Lumba-Lumba beranak (Ikan bertelur ya, Amoeba membelah diri -- siapa yang nanyain Amoeba?)
2. Bernafas dengan paru-paru (Ikan pake insang)
3. Ekornya bergerak naik turun (Ikan bergerak menyamping, ke kanan ke kiri)
4. Kulitnya haluuuus dan lembut (Ikan bersisik)
5. Berdarah panas (Ikan berdarah dingin -- literally)

Selain mamalia seperti manusia, Lumba-Lumba ternyata hewan yang sangat-sangat pintar lho. Mereka bisa mengingat ratusan instruksi yang diajarkan oleh pelatihnya. They can trust people. They can even think!

Salah satu kepintaran Lumba-Lumba yang gue liat sendiri waktu di sana, adalah waktu masing-masing dari kami akan berinteraksi dengan mereka. Ada dua ekor Lumba-Lumba yang akan bermain dengan kami, yaitu Raka dan Pelangi. Yang pertama adalah giliran Adis. Saat giliran Adis, yang dipanggil adalah Raka, sedangkan Pelangi tetep main sama pelatih yang lain. Selesai giliran Adis, Roy maju. Karena takut Lumba-Lumba-nya jenuh atau bosan atau lelah, maka Raka kembali ke pelatihnya, dan yang berinteraksi dengan Roy adalah Pelangi. Begitu Roy udahan, dia mundur dan gue maju. Pelangi, sebelum diminta kembali oleh pelatihnya, udah kabur berenang dan digantikan oleh Raka. Pinter kaaan? They can recognize deret dan urut! Raka, Pelangi, maka abis itu Raka lagi. Meeen, kalo diajarin aljabar kayaknya mereka bisa juga nih.

Yang menariknya lagi, pengamanan mereka sama Lumba-Lumba ini ketaaat banget lho. Contohnya, sebelum masuk ke kolam, kami harus bilasan dulu. Bahkan sebelum masuk ke area Dolphin Island ini, sendal atau alas kaki kami kudu ngelewatin cairan yang fungsinya juga memproteksi Lumba-Lumba dari kuman-kuman yang mungkin kami bawa.

Pas nyiapin makanan untuk Lumba-Lumba, ikan-ikan yang udah jatoh ke lantai juga harus dibuang. The Dolphins get the best ones. Ada diet khusus juga yang di-arrange untuk mereka (I wonder, apakah mereka juga takut gendut?). Makannya nggak melulu ikan, tapi juga Cumi-Cumi, dan... ager! Hihi. Ternyata Lumba-Lumba doyan Nutrijel jugaaak. *toss dada*

"Mbok, yang bener ya..."

Momen terseru yang gue alami saat jadi Trainer for a Day adalah waktu gue hampir kejedot pinggiran kolam. Kok bisa, neng? Iyaaa, ceritanya kan kami mau ngerasain, secepet apa sih Lumba-Lumba bisa berenang? Medianya adalah sebuah papan, kami (satu-satu ya, nggak berempat, kalo berempat jebol dong papannya...) tiduran di sono, trus kakinya didorong deh sama dua Lumba-Lumba. Actually diajarin sih cara ngarahin papannya. Tapi yaelah, gue yang lagi sibuk deg-degan dan meriksain kaki gue bau apa kagak, mana sempet merhatiin sih?

Akhirnya pas didorong gue nerves campur girang campur bingung, lho, ini kok cepet banget ya? Lho, kok makin cepet? Hoy depan gue tembok hoy, ini gimana beloknyaaa? Untung gue inget buat ngelipet kaki, pertanda bahwa kedua Lumba-Lumba di belakang gue diminta untuk berhenti mendorong. Masih sempet berenti 5 cm sebelum gue nyium tembok. Horeee! Seruuu! Mau lagiii! *gak ada kapoknya*

Here's some pictures of our excited moments in Dolphin Island, Resort World Sentosa :

Duh, maafkan keindahan manicure akoh ya...

Main bola!

Baby, dancing in the moonlight~

Dansa! Hihihi.

Itu yang paling belakang bukan Lumba-Lumba ya...

Feeding time!

Peyuk!

Tium!

Gemets gemets!

Selfie dulu bareng senior trainer -- all hail tongsis!

Jadi, kesimpulannya, seneng nggak? Ih, banget lah sis. Walaupun cuaca Singapur hari itu tak terkira panasnya, antusiasme kami mah tetep aja menggebu-gebu! Seharian, gue dapet pengalaman baru yang nggak pernah gue bayangin sebelumnya. Belajar banyak hal yang belum pernah gue ketahui. Seneeeng banget! Semoga someday punya kesempatan untuk ngulang pengalaman ini lagi.

Boleh minta amin?

Being a (Dolphin) Trainer for a Day was completely an unforgettable experience! You should try it too!

6 comments:

  1. Err.. berarti harus bisa berenang ya, gue gak bisa. :|
    Dan itu apaan instrukturnya panjatable. Hahaha.
    Oiya, btw linknya udah ditaruh di blog yaa. Siapa tahu mau tukeran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Roy gak bisa berenang, bisa tetep ngikutin sesi ini sampe selesai kok :D No worries ;)

      sipsip, link blog lo apa ya?

      Delete
  2. aakkk lucu bangeett.. >,<
    itu alus gak Sar si dolphinnya? *pertanyaan macam apa ini*
    Kak Roy all out banget nyiumnya. hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. aluuuuus. Dese gak bersisik kayak ikan. Aku gemets mau elus-elus meluluuu ih!

      embuuuuur. Dia mah kalo urusan cium mencium pasti all out! *ambigu*

      Delete
  3. Lumba-lumba aja bisa diet X))

    Ngiri ah gue hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ho oh euy XD

      Pantes badannya bagus-bagus ya. #APEU :))

      Delete