Friday, 14 March 2014

Take Me Back There, Anyone? Please?

Postingan ini akan menceritakan apa-apa yang belum gue ceritakan dengan jelas di postingan ini.

Bisa tebak apa yang akan gue bahas? YAK BETOOOL! Universal Studios Singapoooooaah.

Ilham postingan ini muncul waktu gue lagi menatap tegang ke layar monitor untuk nyari tiket. Ke Singapore. Oktober 2014.

Lha? Lagi neng? Gak ngekos di sana aja sekalian?

Percayalah, niat ini udah pernah mampir ke otak gue, tapi terpaksa batal karena gue takut mati kelaparan. Kemaren waktu trip ke Singapore sama Roy dan adek gue, hampir tiap mau makan gue diomelin sama Roy atau Owen atau combo keduanya, karena kerjaan otak gue adalah secara otomatis ngalkulasi $ menjadi Rp. Ya kalo smua digituin kapan makannyaaa, nyonyaaah. Pantes aja tiap mau makan mikirnya seratus juta tahun cahaya.

Lagian bukan cuma itu aja, yang memorable buat gue justru bukan Singapore-nya, tapi Resort World Sentosa beserta dengan seluruh keriaan dan keceriaan yang ada di dalamnya. Lebih khusus lagi, Universal Studios-nya.

Gue emang punya kemistri khusus sama theme park *masa kecil kurang bahagia*. Dan kepuasaan ini gue temukan di USS, secara theme park itulah yang paling deket dari Indonesia. Pingin ke Disneyland HK lagi tapi tiketnya moahaaal :( Di Indonesia sendiri, gue belum nemuin theme park yang bisa 'segitu'nya ngeremes hati gue waktu gue mau melangkah pulang *lirik Trans Studio Bandung*.

Lalu dengan resah gue berpikir, kenapa ya?

Kembali ke masa sekarang, tadikan gue lagi nyari tiket ke Singapore ya. Berhubung mata gue mulai pegel dan berair gegara udah pindah tab lima ratus kali dari mulai air-asia, citilink, garuda, tiger, lion, snake, meong, dan semuanya harganya selangit, akhirnya gue melipir bentar ke toilet.

Jadi, berairnya karena matanya lelah atau sedih karena nggak punya duit, Mbak Sar?

*makin tersedu-sedu di toilet*

Pas asik sibuk ngaca, gue menyadari beberapa poin yang bikin gue betah banget mondar-mandir ke USS.

Wahana?

Iya pasti. Bermain berbagai permainan yang menegangkan di USS dengan setting-an yang ciamik dan niat kebangetan, menjadi daya tarik sendiri untuk pergi berkunjung ke theme park ini. Belum lagi, (sebagian besar) wahananya terinspirasi dari film-film yang sudah akrab dan familiar sama kita semua. Jadi kan makin engaged kaaaan :")

Setting?

Siapa bilang setting yang ciamik cuman ada di dalem setiap wahana? Coba masuk ke resto dan toko souvenir-nya. Setiap tempat, pasti tersusun rapi dan mengikuti kesesuaian dekorasi dari setiap lokasi, serta menyesuaikan tema-temanya. Bahkan sampe karakter-karakter yang me'ramai'kan, diatur sedemikian rupa supaya mereka 'muncul' pada tempatnya. Contoh paling gampang, gak mungkin deh nemuin Shrek di area The Lost World, atau Velociraptor di Hollywood (unless pas parade ya, kalo pas parade kan mereka emang keliling).

Tapi kalo hanya dua itu, bukannya sekali aja harusnya cukup? Kenapa excitement yang gue rasakan ketika berkunjung untuk yang kedua kali, dan semoga ada yang ketiga, keempat, dan seterusnya, nggak pernah berubah? Padahal gue udah tau wahana yang ada di sana. Atau padahal, belum ada area baru yang ditambahkan di USS kok.

Lalu?

Tiba-tiba gue inget, saat kami berkunjung ke USS dua bulan yang lalu, gue sempet berfoto dengan beberapa karakter yang ada di film-film produksi Universal Studio. Di antaranya, Scorpion King-nya Mummy, Frankenstein, Bumble Bee-nya Transformers, Betty Boop, Velociraptor-nya The Lost World, dan sebagainya. FYI, di Trans Studio Bandung juga ada karakter-karakter yang bisa kita ajak untuk foto bersama. Tros bedanya?

1. Make up & outfit yang spektakuler.

USS really knocks TSB down. Serius, kita harus banyak belajar dari totalitas dan keseriusan mereka dalam menggarap penampilan karakter-karakter yang akan berfoto bersama dengan pengunjung. TSB punya Marilyn Monroe, tapi baju putihnya dekil. Michael Jackson, tapi nggak mirip. Sedangkan, USS? Gue sampe ngira itu Marilyn Monroe yang bangkit dari kubur! :s

2. Totalitas peran

Baca review ini deh. Penulisnya membahas Halloween Horror Nights 3 yang diadakan oleh Resort World Sentosa di USS. Coba perhatikan apa yang dia highlight selain kecanggihan setting.

Yak tepat sekali *padahal pembacanya gak ada yang jawab*, penjiwaan karakter-nya! *tepuk tangan*

Hal yang sama terjadi waktu gue mau foto bareng sama Betty Boop. Ceritanya Roy (yang tampangnya udah kucel berat), menolak untuk ikut berfoto. Instead, dia nyuruh gue sama Owen aja yang foto bareng sama Betty Boop. Pas mbak Betty Boop-nya tau rombongan kami sebenernya bertiga tapi Roy nggak mau ikutan foto, dia langsung mengedipkan sebelah mata pada Roy dan berujar centil, "You don't want to take a pic with me? Hmmm? Are... you... sure...?" dengan suara mendayu. DI DEPAN MATA GUE.

...

*keluarin bom atom*

No one messes with my boyfie.

...

*Sarahnya mental ditendang pembaca*

Behehek, intinya adalah, dia menjiwai banget karakter centil si Betty Boop, pemirsa sekalian. Udah outfit-nya dan mukanya persis, karakternya juga plek-plekan di bikin mirip.


Hal ini sampe membuat Roy berujar kagum, "Gile ya, kita nggak foto sama orang berkostum Betty Boop. Kita barusan foto sama Betty Boop-nya sendiri!"

Dan ini terjadi pada setiap karakter yang kami ajak untuk foto bersama. Scorpion King contohnya, dia beneran galak loh, nggak kelemer-kelemer. Beneran macho kayak karakter dia di film. Frankenstein juga. OMG dia beneran dingin, berlendir, dan menyeramkan! Nggak ada tuh dese senyum-senyum menyapa pengunjung. Bukannya karena sombong, tapi karena karakter Frankenstein sendiri nggak ramah macem itu.

Yes people, mereka segituuunya.

Kenapa? Gue rasa karena mereka mau melunasi janji, yang juga slogan dari USS, yakni Ride The Movies. Ketika memasuki area USS, yang ada dipikiran kita bukan lagi, "oh! Gue lagi di theme park, nih.", tapi, "Ya ampun, ini gue pasti lagi di lokasi syuting! Liat deh ada Shrek sama Princess Fiona! aaak aku mau dicekek Frankensteiiin!" dan sejenisnya.

Wahananya pun mendukung. Dekorasi yang mencerminkan cerita dari film sudah terlihat sejak pengunjung mengular untuk mengantri. Sepanjang-panjangnya antrian dan seblusek-bluseknya elo nunggu, akan ada yang menghibur, baik itu berupa video yang mempertontonkan misi, ataupun setting dari 'track' antrian yang dibikin super niat dan bikin nganga kagum.

Tros ini postingan apa intinya?

Intinya adalah (lagi), masukin deeeh USS ke dalam list tempat-yang-harus-eik-kunjungi-sebelum-metong-garing-mokad punya lo. Daripada matinya penasaran kaaan? Hayo!

Sekian dan terima tiket pesawat :*

2 comments: