Thursday, 6 March 2014

Drilling & HSE Training - Part 2

Setelah makan siang, training berlanjut dan memasuki topik baru, yaitu...

Health, Safety, and Equipment

Training ini lebih menyoroti tentang keselamatan kerja dan standar prosedur orang-orang operasional yang bekerja di lapangan. Kenapa hal ini penting?

Karena mereka yang terlibat langsung dalam operasi adalah mereka yang mengemban resiko paling tinggi. Taruhannya kadang bukan hanya sekedar stress lalu gila seperti kita yang bekerja di kantor, tapi kehilangan jari, tangan, atau bahkan nyawa di lapangan.

Makanya, awareness berkaitan dengan keselamatan kerja dan peralatannya sangat penting untuk diketahui, supaya tingkat kecelakaan dapat diminimalisasi atau kalau mungkin, dihindari (zero accident). Berdasarkan kesadaran ini, pengetahuan dasar berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan hazard (potensi bahaya) menjadi wajib untuk diketahui oleh orang-orang yang bekerja di lapangan.

Kerja sama juga menjadi hal yang krusial berkaitan dengan keselamatan. Ada salah satu poin yang menurut gue bagus banget untuk diaplikasikan, bukan hanya di lapangan aja, tapi dalam semua hal, yaitu:

Penyelesaian sebuah masalah membutuhkan banyak keahlian berbeda

Keselematan kerja dimulai dari kerja sama. Kerja sama dimulai dari kesadaran bahwa nggak ada manusia yang bisa menyelesaikan semua masalahnya sendiri. Kita butuh diingatkan dan mengingatkan. Menolong dan ditolong. Makanya, kerja sama tim sangat penting kalo mau semua selamat.

Selain kerja sama, ada peralatan-peralatan yang dibuat untuk membantu melindungi pekerja di lapangan. Contoh yang paling mudah adalah APD (Alat Pelindung Diri). Kayak begini komposisinya:


Nah ini harus dipakai dengan BENAR. Percuma kalo helm-nya dipake, tapi dipakenya buat ngambil air waktu cebok. Ya bahaya juga, gak melindungi apapun (--,)

Ini peralatan kalo bahayanya sudah terlanjur terjadi (untuk mengantisipasi racun, debu, dan sebagainya):


Trus, rambu-rambu pengingat juga penting sebagai reminder bagi siapapun yang mau melangkah masuk, atau sekedar mengingatkan cara meng-handle bahan tersebut.


Kalo sampe terjadi kecelakaan, orang-orang yang ditunjuk untuk melakukan pertolongan pertama juga harus terlatih. Hal ini bertujuan untuk melindungi korban dari cacat permanen. Pernah ada kejadian, karena nggak ngerti gimana caranya memberikan pertolongan pertama dan gak ngeh posisi korban saat terluka, akhirnya main digendong aja buat dipindahin. Yang terjadi adalah, korbannya selamat, tapi tulang punggungnya bermasalah dan akhirnya lumpuh permanen :(

Jadi intinya, harus yang keahliannya mumpuni. Gunanya ya untuk meminimalisasi resiko salah tindakan dalam memberikan pertolongan pertama, atau cacat / lumpuh permanen.

Kunci dari keselamatan kerja adalah kerjasama yang baik bukan hanya antara manusia dan manusia, tapi juga antara manusia-alat-lingkungan.


Potential Hazard

Kondisi berbahaya dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu unsafe action dan unsafe condition. Unsafe condition mencakup hal-hal kayak house keeping (lantai licin, jalur terhalang, korslet, dst), kerapuhan, dan overload. Sedangkan unsafe action lebih bertumpu pada prilaku, misalnya, tidak mengenakan APD, tidak mematuhi SOP, pengetahuan nggak memadai, dst.


Health

Kemaren dibahas juga berkaitan dengan kebutuhan kalori pekerja. Gile ya, sampe segitunya. Intinya kesehatan pekerja juga penting, karena mereka harus dalam kondisi terbaik saat bekerja. Kalo enggak gimana? Ya itu tadi, resikonya besar. Gara-gara ngantuk aja jari bisa ilang ( ._.)

Tabel kalori:


Jadi ya para wanita-wanita yang profesinya jongos korporat kayak gue, kita tuh menkonsumsi 1800 kalori per hari sebenernya cukup. 1800 kalori itu setara dengan : 6-7 sendok nasi, sepotong daging, satu mangkok sayur, dan buah yang dimakan 3x sehari.

*pura-pura mati*

GILA AJE MAKAN SEGITU DOANG :))))

Anyway, mari kita lupakan saja masalah kalori itu. Gue gak mau praktekin pokoknyah. *ngunyah lasagna*

Yang terakhir di bahas adalah berkaitan dengan kerapihan lapangan dan pengklasifikasian sampah. Sampahnya harus di-manage kayak gini:


Dibedain jadi empat jenis? Yasalam yang dua jenis aja gue belom becus *masukin sampah ke tas*

Pesan terakhir dari training ini adalah:

Demi keselamatan dan keamanan bersama, berkerja sama, dan berpikirlah sebelum bertindak. Abis berpikir nggak usah nge-tweet dulu ya. Cukup berpikir aja, lalu bertindak. Kalo nge-tweet dulu kelamaan. Dan, saling mengingatkan sebelum terjadi bahaya, serta jika pengetahuan memadai, lakukan pertolongan pertama jika ada yang berada dalam keadaan bahaya. 

Oh iya satu lagi, diet.

 

6 comments:

  1. Saya sukaaa postingan inihhh.. :) pentinggg...

    ReplyDelete
    Replies
    1. asikkk :>

      Iya nih, buat orang lapangan begini-beginian kudu luar kepala teh >.<

      Delete
  2. satu lagi...nilai ambang batas bekerja... 8 jam sehari, 40 jam seminggu...ga berlaku di kantor ini...:(((

    ReplyDelete
  3. Bahaya ya resikonya kalo kerja ginian. Nyawa, cuy.

    ReplyDelete