Monday, 10 February 2014

Light Seeker - a World Class Musical Theatre

Gue bukanlah fans berat dari teater musikal. Seumur hidup baru sekali nonton pertunjukan macam itu, dan motivasinya bukan kepingin nonton, tapi karena mau ngeliat dalemnya Teater Jakarta. Walaupun gue tetep kagum sih sama teater musikalnya, secara gue tau nyanyi sambil jalan ke sana ke mari, apalagi sambil nari itu susah dan capeknya ampun-ampunan.

Awalnya, gue nggak tau kalo Light Seeker adalah teater musikal. Gue kira macam action show atau fireworks party gitu malahan. Berhubung temen gue yang baru balik dari Singapore bilang bagus banget, gue segera meminta pacar memasukkan acara itu ke itinerary kami. Pacar setuju, dan guepun nggak sabar untuk nonton.

Sepulangnya dari Universal Studio, kami makan malam di food court, kemudian segera menuju Resort World Theater.


Pertama kali melangkahkan kaki masuk ke dalem teater, mulut gue mangap seada-adanya. Maaak ini teaternya bagus bener euy :/ Bahkan tirai panggungnya pun 'beda' dari teater-teater yang pernah gue liat. Tapi setelah duduk, gue baru mikir lagi, lah kok action show di teater yak? Fireworks party lebih gak mungkin lagi, bisa kebakaran ini teater :s Setelah gue gagal mengidentifikasi what kind of show Light Seeker was, akhirnya gue nanya sama Roy, dan jawaban dia adalah...

"Kayaknya drama musikal deh."

Mati gue.

Bukan, gue nggak alergi dan benci sama drama musikal. Tapi masalahnya kondisi gue -yang over excited waktu di USS- sekarang capek luar biasa, dan lagi ngantuk berat. Bayangan drama musikal identik dengan bikin ngantuk, langsung menghantui kepala gue. Ini buat gue duduk di sini sekarang, tiket masuknya $58,8 (aslinya malah $98, karena kami masuk USS, jadi discount 40%), masa iya guenya tidur? (T_T)

Terbersit niat untuk beli kopi, tapi pantat gue udah nggak bisa lagi diajak kompromi. "Pegel setengah mati, dan sekarang, giliran ketemu sofa empuk gue disuruh jalan lagi? No way.", mungkin begitu katanya kalau dia bisa bicara. Akhirnya gue nungguin Light Seeker mulai sambil komat-kamit berdoa, semoga gue bisa tetep sadar sepanjang acara. Nggak boleh tidur, wong tiket masuknya lebih mahal dari harga nginep semalem di hostel gue *nangis*

Pertunjukan dimulai dengan latar sebuah hutan, di mana puluhan dari makhluk-makhluk ajaib di dalamnya menari dan bernyanyi bersama dengan suara merdu serta koreografi yang luar biasa. Bukan cuma itu aja, setting latarnya juga bagus parah! Permainan cahaya lampu, alat-alat yang dipakai, membuat hutan yang ditampilkan terasa begitu... magically beautiful.

The Imps - Jolly Forest Creature

Sayang selama pertunjukan berlangsung, nggak diperbolehkan sama sekali untuk mengambil foto apalagi merekam. But I can assure you, begitu pertunjukannya mulai dan pemainnya menyanyi dan menari dengan latar yang begitu luar biasa, pasti lo akan segera terhisap dan masuk ke dalam dunia di dalam plot cerita.

Anjis ini pertunjukan keren banget opening-nya yaowoooooh, pantes tiketnya ampir sejutaaaah *nangis bahagia* Cerita berlanjut dengan munculnya tokoh antagonis yang adalah para pencari cahaya, namanya The General (Stuart Boother) dan Usha (Vivienne Carlyle). Mereka mencari cahaya untuk menghidupi sang Evil Emperor (Lim Kay Siu).

The General
The General & The Beautiful Evil - Usha

Bertemulah mereka berdua dengan Nova (Sarah Victoria Brown), yang merupakan seorang yang (gue tangkep) bisa mengendalikan cahaya. Bukan cuma itu, Nova juga adalah simbol dari harapan dan kebebasan bagi para penghuni hutan yang ditangkap oleh Usha dan The General.

Nova

Usha kekeuh memaksa Nova untuk menciptakan unlimited light untuk sang emperor, sedangkan kehadiran Nova, justru membuat The General berpikir tentang apa yang sebenernya dia inginkan. Singkatnya dia galau, dari lahir sampe sekarang kerjanya disuruh-suruh dan dimarahin melulu sama si Emperor, kerjaannya nggak pernah dihargain, udah gitu dia gak akur pula sama si Usha.

Kok kayak akrab ya gue sama ceritanya The General. *lirik2 bos* *nangis miris*

Gue nggak akan spoil ending dari ceritanya, tapi gue akan kasih tau kenapa pertunjukan ini sangat sangat worth to watch.

1. Karakter yang kuat, lewat penjiwaan dan kostum yang epic

Pemainnya, terutama yang Usha (which is my fave character), bisa banget ikut membawa penonton terseret dalam emosi mereka. Rasanya jadi benci juga gituh. Jadi orang cantik-cantik kok jahat amat siiiik hoy *jambak rambutnya Usha* Belum lagi cara bicara dese yang nyolot bukan main, juga suaranya yang tegas dan keras walaupun perempuan. Lalu kostumnya. Liat deh rambut merah, juga kostum merah yang Usha pake. Rasanya nggak usah nonton juga udah kebayang kan gimana jahatnya doi?


2. The amazing vocals & dancers

Semua pemainnya, dari pemeran utama sampe cameo, nggak ada yang suaranya biasa aja. Semuanya merdu sampe bikin gue dengki setengah mati. Narinya juga nggak ada yang asal-asalan. Semuanya kayak nggak punya tulang :')

3. Setting latar yang aduhae

Padahal perpindahan dari satu adegan ke adegan lain lumayan cepet, tapi entah kenapa setting latarnya selalu terlihat sempurna. Nggak percaya? Liat nih.




Bayangin, setting macem ini disiapin dalam waktu kurang lebih dua menit. Gila kaaan? :O

4. Paket komplit

Tari perut, checked. Akrobat, checked. Balet, checked. Break Dance? Woooy itu di USS woooy. Salah alamat! Intinya di Light Seeker smuanya ada, dan ditampilkan dengan luar biasa. Kayak nontonin juara American's Got Talent dikumpulin dalam satu panggung deh. Keren banget.

-

Ngantuk? Sama sekali kagak berasa lagi sampe selesai! Gue malah udah kagak nyender lagi duduknya sepanjang acara. Condong ke depan sanking menghayatinya. :)))

Intinya adalah, show ini bener-bener luar biasa. Kalo elo penggemar teater musikal dan sedang merencanakan liburan ke Singapura, Light Seeker definitely harus masuk ke dalam itinerary. Lah gue yang bukan penggemar teater musikal aja segitu terpesonanya. I bet you will too!


Next agenda (still at Resort World Sentosa) : S.E.A Aquarium!

Show Details

Date:
28 Nov 2013 - 23 Mar 2014
No shows on Wednesday
Duration:
90 min., with 20 min. interval
Price:
Cat 1 : $98
Cat 2 : $88
Cat 3 : $78
Cat 4 : $48 (restricted view)
Premium : $148 (price includes a glass of wine & canapes)


*Gambar-gambar di atas diambil dari sini dan
sepenuhnya milik Resort World Sentosa. Terima kasih.

**Baca yang ini juga doooong!

2 comments:

  1. Fotonya bagus-bagus kak! Aku belum pernah kayaknya nonton beginian ... di luar negeri. Haha!

    ReplyDelete
    Replies
    1. punya web-nya RWS itu :D

      ayok cobaiiiin :>

      Delete