Tuesday, 21 January 2014

Hello Again :)

“I miss you.”

“I do even more. Really wish you were here.”

Cepet pulang.”

“I want you here, with me.”

“I can’t L

“Promise me someday we will go here together.”

Janji Trans Studio sama Taman Safari-ku aja belum lunas.”

“Promise meeee L

“Okay okay, I promise. Now get back home soon. I miss you J

***

Changi Airport, 18 Januari 2014

“Capek?”

Aku menenggok ke arah sumber suara, dan melihat yang bersangkutan tersenyum, kemudian menyodorkan sebuah botol minum. Kami sedang berdiri bersampingan, menunggu MRT yang akan membawa kami menuju Farrer Park, tempat hostel yang sudah kami pesan berada. Aku menggeleng pelan, kemudian melingkarkan tangan di perut buncitnya, memeluknya erat-erat.

“Aku sayang kamu.”

Ia tersenyum lagi, kemudian membalas pelukanku dengan sebuah belaian di kepala, sambil berujar jenaka, “aku apalagi.”

Pintu yang menghubungkan kami dengan MRT terbuka. Aku masuk, masih dengan rangkulan tangannya di bahu. I feel safe and warm there, with his arms around me.

“Aku seneng ada di sini, sama kamu.”

Ia mendaratkan ciuman kecil di keningku.

***

"I thought he wouldn’t fulfill his promise to me. Aku pikir, semua akan berakhir dan selesai saat hubungan kami kandas di tengah jalan. Aku pikir, semua janji yang pernah ia ucapkan harus kulupakan ketika ia meminta maaf karena tidak lagi punya kesempatan. Aku pikir, aku tidak akan pernah sanggup kembali ke tempat-tempat yang mengingatkanku pada sosok yang pernah aku cintai. Aku pikir, aku akan selamanya tenggelam di dalam kesedihan mendalam akibat kehilangan besar, kemudian menjadi tawar hati.

But those things didn’t happen to me. Puncaknya adalah saat ini. Saat aku berdiri, tersenyum memandang patung Singa berbadan Ikan yang berdiri megah sambil menyemburkan air, dalam dekapan seorang laki-laki yang mencintaiku… dan aku cintai. Ia yang pada akhirnya membawa aku ke sebuah tempat yang kupikir tidak akan berani lagi aku kunjungi, tanpa membuat seluruh kenangan tentang seseorang di masa laluku berterbangan dan menggores lagi luka yang mulai aku lupakan perlahan.

He pays his promise to me… through a man that will walk with me forever. Ia yang pada akhirnya mampu membuatku membuka hati, dan percaya lagi. Ia yang membawaku menyusuri lorong-lorong kenangan, tanpa menjadikannya suatu hal yang menyakitkan. Ia yang mengajakku tersenyum dan berdamai dengan masa lalu, tetapi tetap berjalan dan terus menatap ke depan.

Hari ini, di tempat ia pertama kali bercerita tentang masa lalunya, dan di tempat pertama kali aku merindu, kami kembali untuk memulai sebuah cerita dan melintasi sebuah pengalaman baru bersama. Destinasi pertama untuk bernostalgia, sekaligus bersenang-senang. Tiga hari ke depan, pasti menjadi hari-hari yang menyenangkan.

Kota ini, masih sama seperti dua tahun yang lalu.

Well… hello again, Singapore.”

***

2 comments:

  1. Asik nih liburan ke Singapore \o/

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaaaa :D

      shortest holiday yet the most memorable :>

      Delete