Sunday, 15 December 2013

Christmas Project

Minggu, 15 Desember 2013

Gue sedang beribadah di Gereja, seperti yang biasa gue lakukan setiap minggunya, ketika sebuah pertanyaan terbersit di kepala.

"What do you want to do for Christmas?"

Kemudian pikiran gue melayang ke Natal tahun-tahun lalu. Biasanya gue ikut pelayanan di Gereja, entah nari, nyanyi, berpartisipasi dalam drama, atau membantu dibalik layar seperti dandanin anak-anak Sunday School, dsb. Tapi karena satu dan lain hal, Natal tahun ini gue nggak ikut mengisi acara apapun dalam acara Gereja. Minggu-minggu sebelum Natal yang biasa diisi oleh kesibukan latihan, nggak gue alami tahun ini.

Lalu? Natal tahun ini mau kasih hadiah apa ke Tuhan Yesus?

Untuk yang diluar Kristen atau Katolik, sebagai informasi, Natal adalah hari raya untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Sejak SD, gue dididik sama kakak-kakak di Sekolah Minggu untuk memberikan hadiah yang terbaik untuk Ulang Tahun Tuhan. Itulah sebabnya, gue suka banget berpartisipasi dalam berbagai pelayanan, karena effort, waktu, dan bakat yang gue punya adalah yang terbaik yang bisa gue berikan.

Tapi tidak untuk tahun ini.

So I need to give another present. Another gift, yang berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Saat sibuk berpikir, tiba-tiba gue teringat oleh sebuah konsep memberi yang dulu pernah gue lakukan bersama dengan teman-teman dari Teens Community Sudirman. Kami bersama-sama mengumpulkan uang, kemudian membelanjakannya menjadi susu kotak, biskuit, buku tulis, dan pensil, kemudian membungkusnya menjadi bingkisan-bingkisan kecil, kemudian turun ke jalan dan membagikan bingkisan tersebut kepada anak-anak jalanan yang kami temui di lampu merah. Tanpa nama pengirim, tanpa ada niatan untuk mengangkat nama atau komunitas, tapi murni dengan semangat ingin berbagi dengan sesama, teutama mereka yang kurang mampu. Konsep yang menarik menurut gue, tapi karena beberapa dari kami harus meninggalkan Indonesia atau Jakarta untuk menuntut ilmu, maka kegiatan ini sudah tidak lagi berjalan.

Lalu gue berpikir, kenapa gak gue hidupkan saja konsep ini di Natal tahun 2013 ini?

Puji Tuhan, pacar mendukung, dan saat ini gue lagi mencari waktu yang tepat untuk jalan-jalan keliling Jakarta membagikan bingkisan-bingkisan untuk anak-anak jalanan. Kemungkinan sih tanggal 21 Desember 2013, tapi sepertinya gue masih menunggu konfirmasi dari beberapa pihak. Meanwhile, gue mau ngajak pembaca sarahpuspita.com untuk berpartisipasi pada project ini. Caranya, bisa dengan melakukan hal yang gue lakukan bersama dengan komunitas kalian, menyebarkan project ini, ikutan saat gue membagikan bingkisan untuk anak-anak jalanan, atau dengan mempercayakan uang atau barang yang ingin kalian bagikan pada gue, dan gue akan dengan senang hati menjadi perantaranya (akan gue coba untuk membuat report-nya supaya bener-bener transparan). :)

Please do ask me if you need any further information about this project, either mention me @sarahpuspita, or drop me an email here : sarahpuspita@hotmail.com.

Terakhir, ini bukan hanya tentang Natal. Bukan hanya tentang pesta, baju baru, kado, winter wonderland, dan Santa Claus. Ini tentang memberikan sesuatu yang terbaik. Ini tentang momen di mana kita bisa berbagi (kehangatan, tawa, dan kebahagiaan) dengan orang lain. Yuk turun, bergerak, dan jadi berkat.


 Happy Christmas!

2 comments: