Friday, 8 November 2013

Tau, tapi kadang Lupa

Sebagai pengguna TransJakarta (bukan Busway ya >.<), gue adalah orang yang suka kerajinan memperhatikan penumpang-penumpang lain, saat sedang berada di dalam bus. Kalo pagi, kadang suka ketawa dalam hati pas ngeliat ada yang tidur puleeees banget kayak di ranjang rumah, atau yang main candy crush dengan mata masih mengantuk. Kalo sore / malem, nggak bisa liat apa-apa karena emang nggak memungkinkan liat apa-apa. Either karena gue pendek, atau orang-orang yang memadati TransJakarta-nya emang tinggi-tinggi. Yang pasti kalo after office hours, nggak pegangan juga gak bakalan jatoh sanking penuhnya. :))



source : here

Nah di kesempatan kali ini *disambit mic buat pidato*, gue mau membahas beberapa rules yang harus ditaati kalo kita adalah pengguna TransJakarta. Bukan cuma foreigner, ternyata banyak juga masyarakat Jakarta yang entah males baca peraturan yang ada, males dengerin mas-mas penjaga busnya, tau tapi cuek bebek sama peraturannya, atau semua yang gue sebutin di atas itu.

Jadiiii, ketika kita berada di halte dan sedang menunggu bus, sebenarnya ada beberapa peraturan yang harusnya ditaati, bukan hanya demi kenyamanan, tapi juga demi keamanan bersama. Gue ringkas dalam bentuk poin-poin ya :)

Hirwigo.

1. Ketika sedang menunggu di halte, menunggulah di dalam halte, bukan di luar pintu yang menghubungkan halte dengan pintu bus.
Kenapa harus di dalam halte? Karena menunggu di luar pintu itu berbahaya, apalagi kalo rombongan di belakang kita dengan bar-barnya suka dorong-dorongan. Bisa ditebak apa yang terjadi kalo kita terdorong, -oh FYI, gak ada pegangan apapun di luar pintu- jatuh dari halte yang lumayan tinggi itu? Iya kalo nyium aspal doang, paling banter luka-luka lah. Kalo ada kendaraan yang lagi melintas cepat? :(

2. Ketika mas-mas penjaganya bilang 'cukup', artinya bus-nya penuh, dan seharusnya kita nggak memaksa masuk, melainkan menunggu bus berikutnya.
Kenapa harus menunggu bus lain? Karena kalo memaksakan masuk, bus-nya akan overload, bahkan gue pernah ngeliat ada bus yang sampe nggak bisa ditutup pintunya, sanking keterlaluan penuhnya. Bayangin deh, TransJakarta-nya jalan tapi pintunya nggak bisa ditutup rapat, bahaya kan? Juga, kasian nggak sih kalo di dalam kerumunan yang berdesak-desakan itu ada lansia? Udah rapet, masih dengan paksa dimuat-muatin. Kalo gara-gara kejepit jadi sesek nafas gimana? :(

3. Kursi berwarna Merah di dalam bus, adalah hak lansia, mereka yang membawa anak-anak, atau ibu hamil.
Walaupun menurut gue, hal tersebut berlaku untuk kursi berwarna Biru juga. Kenapa mereka harus didahulukan? Tentu saja karena mereka lebih membutuhkan. Kalo kita muda dan sehat, duduk cuma karena mau mainan hp, itu sama aja ngerampas hak mereka. Jadi sama-sama belajar peduli yuk. Kalo ngeliat ada orang yang lebih membutuhkan tempat duduk lo -misalnya ada orang yang bawaannya segunung-, yuk berdiri, dan persilakan mereka duduk. Apalagi kalo halte yang lo tuju nggak jauh. Random act of kindness, tanpa lo ketahui, bisa punya impact yang luar biasa, lho :)

4. Dahulukan mereka yang mau keluar dari bus.
Kenapa harus begitu? Karena kalo enggak, yang mau masuk tabrakan sama yang keluar dan akhirnya yang mau keluar jadi nggak bisa keluar *ruwet*. Jadi biasakan, baik saat menunggu bus maupun lift, dahulukan mereka yang keluar, baru deh setelah itu kita masuk. Nggak usah dorong-dorongan juga. Kalo gue sih mendingan nunggu agak lama daripada celaka :)

5. Dilarang makan dan minum di dalam bus.
Itu udah jelas banget kan? Makan dan minum. Di dalam bus. DI-LA-RANG. Kenapa? Tentu tujuannya menjaga kebersihan dari bus, juga bertoleransi terhadap penumpang lain yang mungkin lagi laper dan kepingin nyomot makanan lo dikit, tapi nggak kunjung ditawarin juga. Hehehe gak deng, alasan keduanya itu gue ngarang ajaaa :3

Nah, kira-kira begitu tips dari gue untuk menjadi penumpang TransJakarta yang baik. Yuk, bareng-bareng ditaati demi keamanan dan kenyamanan bersama. Itung-itung latihan kalau 2018 Jakarta sudah punya MRT. Sama-sama menertibkan diri yang dimulai dari perubahan kecil supaya Jakarta jadi lebih baik.

Anyway, sebenernya pasti udah pernah denger atau baca atau udah tau peraturan di atas kaaaaan? Hayo :3

Tau sih, tapi kadang lupa. *wink*

6 comments:

  1. Hoho, untung gue pengguna TransJ yang baik. Kadang, masih kecewa sama mereka yang pura-pura tidur atau sekedar main hape sambil duduk, padahal masih banyak yang lebih membutuhkan.

    Contoh kemarin: ada anak kecil yang ngantuk (udah malem) tapi nggak ada yang ngasih tempat duduk. Kebetulan, gue juga nggak dapet tempat duduk sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah :(

      kadang suka sedih ngeliat ignorance masyarakat Jakarta deh :(

      Let's not be one of them ('-')9

      Delete
  2. Berarti kalo gue balik dari gunung, masuk dalem kategori yg wajib didahulukan dong, kak. Kan bawaannya segunung. :| *dikeplak*

    ReplyDelete
  3. Konon katanya sikap tak acuh itu yg bikin masy. kelas atas males naik angkutan umum. Mereka gemes lihat org2 pd sok sibuk dan tak taat aturan. Ibu hamil dibiarin berdiri, lansia yg gak dibantuin lompat masuk bus, dll. Semoga tulisan ini bisa bantu menyadarkan banyak orang. Start dari diri sendiri dan gak takut untuk menegur orang yg melanggar aturan. Keep writing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. :")

      Semangat awalnya memang seperti itu sih :)
      Semoga tulisan ini membawa kesadaran buat pengguna TransJakarta yang lain. Trims ya :)

      I will! :D

      Delete