Thursday, 17 October 2013

#NGENEST (Ngetawain Hidup A la Ernest) - Review

Buku ini gue beli karena Ernest adalah salah seorang komika favorit gue. Mari gue jelaskan. Begini. Gue memang pecinta stand up comedy. Tapi bukan berarti gue menyukai seluruh komika. Pun jika mereka lucu, menurut orang lain. Menurut gue sih, bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan, mengingat kesamaan refrensi bisa jadi faktor penentu yang paling dominan.

Contohnya adalah ketika elo menonton Sammy tapi sama sekali nggak pernah mengikuti perkembangan politik, bisa dipastikan elo gak akan ngerti dia lagi ngajarin mata kuliah apa di panggung. No you won’t even realize he’s doing his set. Begitu juga ketika elo nonton Raditya Dika, tapi sama sekali nggak pernah pacaran, nggak pernah PDKT, nggak pernah suka sama lawan jenis (atau sesama jenis). In a short words, lo baru keluar dari gunung. Gitu, misalnya. You won’t find anything funny on his bits, simply because you never experience yourself.

Seperti yang Pervie bilang di buku #LontangLantung *eaa promosi lagi* (permisi mas mbak maaf jangan timpuk saya), terkadang, buku komedi-yang gue rasa juga berlaku kepada bit stand up-, justru terasa lucu karena hal tersebut terasa… nyata. “It’s funny, because it’s real.”

Lebih mudah mengimajinasikan setiap bit yang dekat dengan keseharian kita. Kasarnya, lebih gampang bayanginnya, jadi terasa lucunya. Nah, hal inilah yang gue temukan -bukan hanya dalam setiap bit-nya-, tapi juga dalam buku kedua Ernest, #NGENEST.


#NGENEST berhasil mengajak pembacanya tertawa melalui lelucon-lelucon yang dekat dengan keseharian kita, seperti naiknya harga cabe, mall-mall di Jakarta dan segala fenomena anehnya, masalah ASI, pro kontra white lies, edukasi seks bagi anak-anak, sampai wakil gubernur baru kita yang luar biasa fenomenal, Basuki Tjahja Purnama atau yang akrab disebut Ahok.

Bahasa yang digunakan sangat sederhana dan simpel, membuat yang lo rasakan ketika membaca adalah, elo lagi ngomong langsung sama Ernest in person. Ceritanya dituangkan melalui kalimat sederhana yang mengalir dengan ringan sehingga elo nggak cepet capek. Ringan dan tentu saja, sangat menyenangkan.

Unsur komedinya, tentu saja sangat menghibur karena gue sudah sangat mengenal dan menyukai referensi dari bit-bit Ernest yang mayoritas berbicara tentang keluarga dan ke-cina-annya. Oh iya, untuk gue pribadi, buku ini seperti oret-oretan dari banyak set Ernest yang dikemas dalam bentuk lain selain ucapan verbal di atas panggung. Dengan pengelompokan yang jauh lebih terstruktur, serta pengamatan detail dan tajam a la Ernest, #NGENEST menjadi teman yang sangat menyenangkan untuk menemani gue dalam perjalanan maupun makan siang.

Overall, #NGENEST jauh lebih baik ketimbang buku pertama Ernest #DMKM (Dari Merem Ke Melek). Secara konsep sudah jauh lebih matang, ketebalan buku juga boleh dibilang cukup dibandingankan #DMKM. Pas baca #DMKM, begitu sampe di halaman terakhir gue bingung, lhoooo lagi seru-serunya kok udahan? :O

#NGENEST juga dilengkapi ilustrasi-ilustrasi lucu yang sama kocaknya dengan isi bukunya. Nih gue kasih liat contoh gambarnya biar nggak penasaran :


Kalo selama ini elo suka menyaksikan Ernest melakukan stand up via youtube atau beberapa kali menonton langsung show-nya, #NGENEST akan jadi teman bernostalgia yang asik. Gue pribadi, yang walaupun hampir selalu menonton pertunjukan stand up yang ada Ernest-nya dan hampir hafal seluruh bit-bitnya aja, masih ketawa-ketawa waktu menikmati buku ini. Seperti membayangkan lagi Ernest melakukan lagi set-nya di atas panggung dan hal itu nggak pernah gagal memancing tawa.

Untuk lo yang bukan penyuka stand up comedy, buku ini diformat layaknya buku komedi lain kok. Hanya saja lebih 'matang', tapi nggak terkesan berat juga. Jadi nggak usah takut. You’ll love it.

Pre-order #NGENEST sudah ditutup, tapi jangan khawatir, buku keren ini akan mulai ada di toko buku tanggal 19 Oktober 2013. Selamat berburu ya, mari tertawa bersama!

2 comments:

  1. ILLUCINATI bahaha :))

    Nanti kalo ke Gramed pengin beli, penasaran sama buku NGENEST ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo ayo beli :D

      Eh iya Illucinati juga nama turnya Ernest lhoooo :D

      Delete