Saturday, 14 September 2013

Happy Birthday, Love

"Kita main QRQ ya?"
"QRQ? Apaan tuh?"
"Quick Random Question. Jadi gue bakalan nanya satu pertanyaan singkat, trus lo harus langsung jawab. Nggak boleh pake mikir. Oke?"
"Oke. Lo dulu ya?"
"He-eh. Ehm... QRQ: Warna Favorit?"
"Pink tentu saja. Hahaha. Kalo lo?"
"Merah. Sama Hijau. Sounds like Christmas ya? QRQ: Lo punya angka favorit?"
"Punya. Delapan."
"Kenapa?"
"Bentuknya kayak lambang infinity. Nggak ada ujungnya. Also, it stands for August, bulan kelahiran gue. Kalo lo?"
"14 dan 9. Simply because it's my birthday date." 



source

Nggak terasa ya, aku bangun pagi ini, dan kalender hpku udah nunjukin tanggal 14 September 2013. Time really does fly. Rasanya kemaren masih tanggal 02 Februari 2013, dan kita baru keluar dari Sabang 16, resmi sebagai pasangan. Hari ini, kamu resmi memasuki umur yang baru, untuk pertama kalinya dengan status pacarku. Lucunya, aku juga baru sadar ternyata ulang tahun kita cuma beda tiga minggu. Jadi setiap tahunnya, akan jatuh di hari yang sama. Kebetulan tahun ini, sama-sama hari Sabtu. Hehehe.

Eh iya, kemaren aku sempet download dari whatsapp seluruh percakapan kita dari yang pertama sampe kamu ganti nomor. Dari mulai pas PDKT, waktu kita masih sama-sama sibuk nutupin diri kita yang sebenernya, dan secara nggak langsung nonjolin apa yang kita anggep 'lebih'. Waktu masih ber-gue-dan-elo ria, tapi udah perhatian satu sama lain. Waktu masih berkedok temen, tapi kamu udah hobi banget ngegombalin aku. Hahaha.

Trus aku scroll ke bawah, ke bawah lagi, ke bawah lagi, aaaaak bulan Februari. Kita baru jadian, dan semuanya masih maniiiiiiis banget. Kenalan sama

keluarga, ke mana-mana berdua, pokoknya dunia ini punya kita, yang lain lagi ngekos di bulan. Kamu masih seriiiiing banget ngajakin ketemuan. Meskipun udah capek di kantor seharian, pasti kangen tetep jadi alasan. Oh iya, di kantor juga kerjaan kamu pasti cuma whatsapp-an sama aku. Hihi.

Trus aku scroll lagi, ha. Pertengkaran pertama kita. Bukan yang terbesar, tapi yang pertama, gara-gara aku lagi sensitif kayak babu. Hahaha iya, kata Jeje yang boleh sensi itu cuma babu. Waktu itu, dengan lembut kamu nenangin aku, dan ngeyakinin kalo hal-hal buruk yang belom (dan gak akan) terjadi itu cuma ada di pikiranku. Jadi aku nggak perlu khawatir berlebihan buat hal-hal yang nggak perlu. He-eh, itu pertama kalinya aku ngerasa insecure sama kamu, inget nggak? :)

Scroll lagi...

Kita mulai banyak debat, banyak sebel-sebel yang nggak aku ungkapin atau nggak kamu utarain, tapi terbaca jelas. Masih tetep manis dan saling sayang satu dengan yang lain, cuma bad mood, capek, ego, ragu, dan kawan-kawannya mulai datang bertamu. Kangen yang nggak lagi terucap, sayang yang mulai lupa disuarakan, pujian yang hilang entah ke mana, dan perhatian yang ketutup sama kesibukan kita.

Februari sampe September, air mata, juga tawa dan senyum bahagia, perhatian, maupun pertengkaran yang kita lewatin bareng-bareng, adalah salah satu fase yang indah dalam hidup aku. I won't say ter-indah, karena aku tau masih akan ada yang lebih indah di depan.

Gimanapun besar dan hebatnya kita pernah bertengkar, berdebat, atau kadang saling bentak, toh kita masih tetep pegangan tangan, mencoba sekuat tenaga membenarkan apa yang salah, dan menjaga apa yang sudah indah. Menikmati setiap waktu yang kita lewati berdua, baik suka maupun duka. Satu hal yang nggak pernah berubah, aku selalu bersyukur untuk kamu dalam hidupku. Aku bersyukur untuk sebuah mention yang masuk waktu lelang auditor itu. Aku bersyukur meng-iya-kan ajakan kamu untuk ketemu. Aku bersyukur untuk hari ini, dan hari-hari yang udah lewat di belakang.

Terima kasih ya.

Akhirnya... mari rayakan hari ini \o/
Tersenyum, tertawa, dan berbahagia, untuk umur yang baru.
Bersyukur dan berterima kasih, untuk satu tahun yang sudah terlewat.
Dan selalu berubah, untuk menjadi pribadi yang lebih baik hari demi hari.



They say that people enter into your life for a specific purpose. I know now that I found you because I needed to see how beautiful life can be. Happy Birthday, Love.

No comments:

Post a Comment