Wednesday, 28 August 2013

Hunting Kado dan Menyiapkan Surprise Party [Tips & Trick]

Ulang tahun pacar, atau orang-orang yang kita sayangi selalu memberikan excitement tersendiri, khususnya ketika kita memang berniat menyiapkan surprise party, atau sekedar hunting kado ulang tahun. Nah, untuk elo yang sedang mempersiapkan pesta ulang tahun sang pacar, atau lagi hunting kado untuk orang-orang tersayang yang sebentar lagi berulang tahun, gue mau share sedikit tips and trick yang mudah-mudahan membantu. Here we go.

source

Pay attention
Mau ngasih hadiah terbaik? Mau surprise party-nya berhasil? Ini kuncinya. Perhatikan kegiatan dan kebiasaannya, perhatikan apa yang doi kagumi dan sukai kalo lagi jalan-jalan ke mall, perhatikan apa yang doi keluhkan, perhatikan model baju/tas/sepatu yang doi pakai, perhatikan semuanya, sampai detail-detail remeh. Ini akan sangat membantu lo untuk mempersiapkan surprise maupun kado yang benar-benar doi butuhkan dan sukai.

Make a note!
Catat! Kita nggak pernah tau kapan kita akan lupa. Jadi, lebih baik catat seluruh hal yang elo dapatkan, hasil dari jadi ‘detektif dadakan’. Oh ya, buat juga list tentang informasi-informasi umum seperti warna kesukaan doi, karakter Disney favoritnya, ukuran baju dan sepatunya, bunga yang paling doi suka, sampai warna yang doi benci. Ini akan membantu lo untuk menyempurnakan pemilihan kertas kado, kartu ucapan, juga hiasan di atas kue ulang tahun.

Go all out
Yang gue maksud bukan elo kudu bobol tabungan elo sampe abis untuk beliin kado atau bikin surprise party. Tapi, lakukan pake hati dan niat. Jangan asal-asalan. Kalo memang minim budget, jangan dadakan jadi detektif dadakannya *apeu*. Cari informasi dan tanya sana-sini kira-kira dua bulan sebelum hari H. Tujuannya adalah, elo lebih punya banyak option tentang barang yang doi pingin atau butuhkan, sehingga selanjutnya, lo dapat memilih yang sesuai dengan budget lo. Preparation itu penting. Percayalah, kado yang bagus itu nggak harus mahal kok. Semahal-mahalnya sebuah kado, kalo nggak dibutuhkan sama yang menerima, akan tetep nggak ada artinya, kan? Jadi there’s a better way instead of beliin kado yang superb mahal, yaitu beliin yang terbaik dari yang ia butuhkan.

Wants VS Needs
Selama dua bulan lo memperhatikan doi, pasti elo bisa mengklasifikasikan barang-barang yang doi suka menjadi dua bagian. Satu, kebutuhan (needs). Dua, kemauan (wants). Contohnya begini. Sebelum ulang tahun gue kemarin, gue sempet cerita sama Roy, kalo gue harus beli blazer. Kenapa? Karena di kantor gue yang baru, setiap Senin, Selasa, dan Kamis, gue wajib memakai blazer di atas kemeja. Tapi yang terjadi adalah, setiap kali doi nemenin gue belanja, gue malah bawa pulang heels, tas, aksesoris, atau apapun… selain blazer. Ini biasanya, NEEDS. Dia selalu kalah sama saudaranya, WANTS.

WANTS adalah ketika gue ke Chibi Land dan ngeliat boneka Eeyore seharga Rp 600.000,- yang hug-able dan bisa nemenin gue bobo sepanjang malem *mata berbinar-binar*. Trus tanpa bisa ditahan gue berujar, “AAAAAAK LUCU BANGEEEEEEET!!!!”

Hehe. Boneka itu kategorinya hampir pasti wants semua.

Baik Wants atau Needs, semua bisa jadi pilihan untuk kado ulang tahun. Tapi kalo menurut gue, Needs lebih baik. Kenapa? Karena kado yang lo berikan, 90% pasti terpakai (10% lagi kalo ada kesalahan seperti kesempitan atau kebesaran, makanya pastikan ukurannya benar ya!) dan bermanfaat bagi penerimanya. Sedangkan Wants akan memberikan kegembiraan yang luar biasa saat dibuka, tapi akhirnya si penerima tetap membutuhkan Needs-nya, kan?

Smooth and Underground
Lebih nggak ketara, lebih baik. Hindari pertanyaan kayak, “Kamu ada yang lagi dipinginin nggak?”, atau direct question kayak, “Kamu mau apa buat kado ulang tahun kamu?”. Kalo elo punya unlimited budget, nggak apa-apa. Yang repot kalo jawabannya adalah barang yang harganya jauh di luar budget lo yang ternyata limited banget. Pertanyaan sejenis ini akan melambungkan harapan yang ditanya, sementara ketika elo nggak bisa merealisasikan yang doi harapkan, dia bakalan kecewa. Jadi diem-diem aja, sampai hari H-nya tiba.

Plan B
Apapun yang elo rencanakan dan persiapkan, selalu sedia back up plan atau plan B, just in case planning yang pertama nggak berhasil. Hal ini juga berlaku untuk detail kecil seperti reservasi restoran, persyaratan menukar baju/sepatu kalo ternyata size yang dibeli kebesaran atau kekecilan, dan sebagainya. Nggak mau kan, menghabiskan ultah doi dengan menunggu resto yang ternyata penuh, atau sepatu cantik yang jadi kado ternyata kekecilan dan akhirnya nggak terpakai?

Value added
Berikan nilai tambah, entah itu dalam kartu, aksesoris kado, kue, atau bahkan kadonya sendiri. Berikan sentuhan yang nggak bisa dibeli di toko. Percaya deh, ini akan menambah arti dari kado tersebut. Kalo kadonya harus beli di toko, coba deh kartu ucapannya dibikin handmade, bisa dengan bantuan software yang buanyak banget kan pilihannya. Atau kalo udah nemu kartu yang lucu buat kadonya, kuenya bisa lho yang ada foto dia di atasnya (sugar print). Banyak kok di Harvest, Dapur Coklat, atau Cheese Cake Factory. Tapi harus pre-order. Karena semua yang nggak dijual di toko, akan terasa lebih berarti. Kalo yang di jual di toko mah, asal punya duit, semua orang bisa beli kan?

Udah, segitu aja tips and trick membeli kado dan menyiapkan surprise party ala gue. Semoga bisa membantu ya. Selamat mempersiapkan surprise party dan hunting kado untuk orang-orang tersayang!

Eh iya, boleh banget loh kalo ada yang mau nambahin :D

Ditunggu di kolom comment ya!

1 comment: