Tuesday, 23 July 2013

3 Idiots

Review ini berawal dari keberhasilan gue membujuk sang pacar untuk nonton 3 Idiots. Sebuah film yang tayang di bioskop kurang lebih tahun 2009 (CMIIW), dan berarti, kurang lebih empat tahun yang lalu. Film ini booming karena review dan feed back yang bagus banget dari para selebtweet di twitter. Gue penasaran dan memutuskan untuk nonton.

source

Film ini hanya ada di Blitz Megaplex saat itu. So, gue dengan dua orang temen gue janjian di Pacific Place untuk nonton. Setelah beli tiket, kami masuk ke studio dan gue baru menyadari kalo film ini film India. Gue nyengol temen gue sambil misuh-misuh. Ekspektasi gue yang awalnya selangit langsung drop. Yang bikin gondok lagi, nonton di Blitz kan mehong ya sodara-sodara. Masa iya gue bokek cuman buat ngeliatin orang keliling-keliling tiang sambil nari-nari?

Tapi berhubung udah terlanjur dibayar dan duitnya nggak bisa gue minta balik serta malah lebih rugi kalo gue keluar sebelum filmnya mulai *tarik nafas panjang* *ngosngosan*, maka gue mengambil posisi untuk tidur mencoba menikmati.

Film dimulai dengan seorang laki-laki bernama Farhan yang pura-pura sakit jantung buat nge-cancel penerbangan demi berjumpa dengan sahabat lamanya, Rancho. Gue udah facepalm aje. Pasti absurd dah nih. Rugi deh gue. Si Farhan kemudian nelpun Raju, sahabatnya dan sama-sama ngebut ke kampus mereka yang lama, namanya ICE (Imperial College of Engineering). Tapi ternyata, Rancho nggak ada di sana, yang ada malah si Chatur atau yang dijuluki Silencer. Gue langsung double facepalm. Yah, termehek-mehek deh nih. Rugi gueeeee rugi!

Kemudian ceritanya mundur ke kehidupan seputar mahasiswa engineering yang laki semua, dan susah-susah banget mata kuliahnya. Konflik dimulai karena ICE dikepalai oleh seorang bapak tua-nyebelin-belagu-songong-dan-ngerasa selalu bener yang dijuluki Virus oleh mahasiswa-mahasiswanya. Ada juga, seorang mahasiswa yang tukang ngejilat-culas-licik-sok pinter-gak mau kalah, yang dijuluki Silencer. ICE adalah sebuah kampus teknik yang bonafit banget, dan menjadi engineer adalah sebuah profesi yang dipandang kala itu.

Farhan, yang pingin jadi wild life photographer-pun akhirnya menyerah sama mimpinya dan nurut sama keinginan papanya untuk jadi engineer dan masuk ke ICE. Di ICE, doi sekamar sama Raju, pria dengan latar belakang yang sederhanaaaaa banget, dan parnoan. Kerjanya doa mulu, jimatnya buanyak, semua dikhawatirin, ditakutin, trus gampang terharu, cenderung ke arah cengeng tapi ganteng. Malem pertama mereka sampai di asrama, waktu lagi ospek, tiba-tiba dateng satu lagi temen sekamar mereka, namanya Ranchodas Chancad. Dipanggilnya Rancho.

Doi ini keliatannya dodol, tapi ternyata, jenius banget. Nggak cuma jenius, dia juga kritis minta ampun. Dengan berani, dia koreksi sistem-sistem pendidikan saat itu dan dalam sekejab, doi jadi musuh besarnya Virus. Temen sekamar Rancho, Raju dan Farhan yang akhirnya jadi korban. Orang tua mereka berdua dikirimin surat dari universitas untuk melarang anak mereka berteman dengan Rancho. Takut ikut-ikutan kena dampak buruk, gitu alasan si Virus.

Si Farhan sih nggak terpengaruh, tapi Raju, yang takut banget dikeluarin atau nggak dilulusin di ujian-ujian ECI, akhirnya mutusin ganti room-mate. Doi pindah ke kamar Silencer. Silencer ini licik minta ampun. Pas ujian, sanking mau jadi juara satu, dia bagi-bagi majalah bokep di depan kamar asrama, dengan harapan temen-temennya jadi nggak sempet belajar gegara sibuk sama majalah-majalah itu. Raju sebenernya nggak suka, tapi dia nggak punya pilihan lain. Doi parno banget sama masa depannya kalo dia tetep nempel sama si Rancho.

Di waktu lain, si Rancho ini secara nggak sengaja ketemu sama anak perempuannya Virus, namanya Pia. Dengan gaya tengilnya, dia nasihatin Pia yang waktu itu punya tunangan yang hobi ngebanggain hartanya. Pia yang akhirnya mutusin hubungan sama tunangannya tapi setengah sebel sama Rancho, dikejutkan oleh berita bahwa papanya Raju dalam keadaan gawat. Dengan scooter Pia, Pia dan Rancho membawa sang ayah ke rumah sakit. BERTIGA. NAIK SCOOTER. RANCHO-PAPANYA RAJU YANG NGEWER NGEWER PAKE KUTANG DOANGAN-PIA. :))

Raju yang baru sampe rumah sakit, muarah besar tau papanya dibawa pake scooter. Baru mau maki-maki si Rancho, dia denger dokter ngomong sama Pia kalo papanya telat ditangani karena nunggu ambulance, semua pasti udah terlambat. Akhirnya doi nangis trus meluk Rancho. Minta maaf juga buat sikapnya selama ini, dan akhirnya pindah lagi sekamar sama Farhan dan Rancho. Labil bener emang si Raju.

Persahabatan mereka diuji karena kebencian Virus pada Rancho. Dengan background keluarga yang sangat kaya dan kepintaran yang juga di atas rata-rata, Rancho menjadi untouchable. Akhirnya yang jadi korban, tentu saja Raju dan Farhan. Mereka selalu ada dibarisan terbawah secara peringkat, dan jadi sering mondar mandir kantor Virus karena temenan sama Rancho.

Singkat cerita, Rancho, dengan keberanian menyuarakan pendapat dan ketulusannya, berhasil mengubah hidup kedua teman baiknya ini. Ia meminta Farhan dengan berani mengambil keputusan tentang masa depannya, dan Raju untuk mulai mengikis ketakutannya akan hari esok dan mulai menikmati hari ini.

Saat wisuda, Rancho menjadi wisudawan terbaik, dan langsung pulang setelah acara, ketika semua teman-temannya masih larut dalam kebahagiaan. Semenjak itu, dia menghilang kayak ditelan bumi. Nggak ada kabar berita, sampe Farhan dan Raju udah kehabisan akal untuk nyari si Rancho. Lalu di tanggal 8 September, Farhan, Raju, dan Rancho dipanggil oleh Chatur untuk bertemu di ICE, untuk membuktikan siapa yang jauh lebih sukses, seperti janji mereka sepuluh tahun yang lalu. Karena ada kemungkinan akan bertemu dengan Rancho, maka Farhan pura-pura terkena serangan jantung agar pesawat yang ditumpanginya melakukan emergency landing.

Mereka bertiga, Raju, Farhan, dan Silencer, bersama dengan Pia, melakukan perjalanan mencari informasi berkaitan dengan keberadaan Rancho. Pemalsuan identitas, cinta lama yang belum kelar, dan tingkat nyebelin Silencer yang akhirnya membuat doi diiket dibagasi, kebingungan akan siapa Rancho sebenarnya, nggak menyurutkan langkah mereka. Adegan pencarian sesekali diselingi flash back terhadap kenangan-kenangan mereka bersama Rancho saat kuliah dulu.

Kebodohan yang mereka lakukan bertiga, pelajaran yang didapat dari sosok Rancho, kesalahan sistem yang berujung fatal, ilmu hafal mati dari buku yang selalu terlupakan setelah ujian dan berujung nol besar saat dibutuhkan, keberanian untuk mengambil pilihan dan mengejar mimpi, perjuangan dan pengorbanan seorang teman, bunuh diri karena putus asa dan ketakutan, serta nilai-nilai persahabatan yang nggak akan pernah bisa dibeli dengan uang, dikemas 3 Idiots dengan SANGAT SEMPURNA.

Film yang luar biasa dengan adegan-adegan yang kadang konyol dan menggelitik, penokohan yang sangat kuat, ide cerita yang unik, alur cerita yang maju mundur tapi nggak membingungkan, dan yang terpenting, nilai-nilai kehidupan dan pesan yang disampaikan dengan halus namun sangat mengena.

Untuk yang belum nonton dan masih ragu karena ini film India, nggak usah pake mikir lagi. Beli dvdnya, dan tonton sekarang juga! I guarantee you, worth your money, and worth to watch. Kalo menurut elo jelek… cuma satu kemungkinannya, subtitle-nya ngawur.

So, happy watching, and ALL IZ WELL! J

10 comments:

  1. i like this movie too :D endingnya konyol banget hahaha puas banget liat si silencer kalah telak hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. IYA BANGET!

      hehehe.

      aku nonton ini, nangis-ketawa-nangis lagi-ketawa lagi (:

      pesan yang terselip bagus sekaliiii (:

      Terima kasih sudah membaca ya! :D

      Delete
  2. ini film yang kita tonton bertiga ya.. Dan aku telat waktu diawalnyal,, :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. he eh betul deaaaar :D

      hehehehehehe masih inget aja kamunya :D

      Delete
  3. Tanggal 5 september kaka, bukan tanggal 8 september *sedikit koreksi* hehehe

    salam kenal, sarah!
    blog kamu salah satu tempat aku sering main-main di waktu istirahat bekerja.
    secara keseluruhan, tulisan kamu bagus, cara kamu menyampaikan sederhana, tapi pesannya nyampe, menginspirasi.tq :)

    ReplyDelete
  4. Thank you ya Irmasamelta :") untuk koreksinya, dan the pleasure is all mine, bisa nemenin kamu pas makan siang di kantor :D terima kasih ya (: jangan lupa ikut kuis di postingan 100, lumayan lho dpt pocketbac sm holdernya gratissss. Hihi.

    Much love,

    Sarah Puspita

    ReplyDelete
  5. Pilem india ini keren banget...
    Cara lo ceritain ulang nya juga bagus....

    ReplyDelete
  6. Yah, tanggal udah dikoreksi, komen yang lain aja.

    Gue kira twist-nya cuman sampe ketemu Rancho yang asli, terus pada bingung siapa Rancho sahabatnya itu. Eh ternyata aslinya dia... ya gitu. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren abis ya, twistnya gilaaaak! Berlapis! :D

      Delete